31 Oktober 2011

Kualitas Tidur Seseorang Menurun Seiring Usia

Nyenyak tidaknya tidur yang kita alami ternyata berubah seiring dengan usia. Masa bayi sampai remaja merupakan masa ketika bagian tidur dalam dan nyenyak paling mendominasi.
Menurut pakar masalah tidur Donna Arand, anak-anak menghabiskan 50 persen dari waktu tidur mereka di malam hari pada fase tidur dalam atau tidur yang berfungsi untuk perbaikan sel-sel tubuh. "Anak dan remaja membutuhkan tidur dalam sebagai bahan bakar untuk pertumbuhan mereka," katanya.
Di usia 20 tahun fase tidur dalam manusia berkurang separuhnya. Bahkan sebagian orang yang berusia 40 tahun kehilangan kemampuan mereka untuk mengalami tidur restoratif.
"Pada orang lanjut usia tidur restoratif mereka semakin sedikit sehingga mudah terbangun. Sangat sulit bagi mereka untuk tidur selama 8 jam tanpa terbangun," kata juru bicara American Academy of Sleep Medicine ini.
Perubahan paling nyata dari tidur orang lanjut usia adalah tidur mereka menjadi ringan dan tidak berkualitas. Sebagian besar lansia mengeluhkan perubahan kualitas tidur itu membuat mereka terbangun lebih pagi tapi merasa mengantuk di siang hari.
Selain faktor penuaan, kualitas tidur seseorang juga dipengaruhi oleh kesehatan fisik. Orang yang menderita penyakit dan mengonsumsi obat tertentu bisa mengalami insomnia.

by: WebMd

Migrasi Lebah Menyimpan Sejarah Geologi

Dua spesies lebah yang memiliki kekerabatan, Melipona insularis dari Pulau Coiba Panama dan Melipona ambigua dari wilayah utara Kolombia, menyimpan sejarah geologi Amerika Selatan dan Tengah. Wilayah Amerika Tengah dan Amerika Selatan diduga memiliki daratan penghubung selain Jembatan Panama, daratan "kecil" yang kini menyambungkan dua wilayah itu.
Penelitian menunjukkan bahwa kedua lebah tersebut berasal dari satu spesies lebah yang pernah hidup di wilayah Amazon dan bermigrasi ke Meksiko jutaan tahun lalu. Para ilmuwan mengatakan bahwa secara umum, lebah memiliki migrasi yang terbatas. Lebah pekerja harus membuat sarang sebelum lebah lain migrasi membentuk koloni.
"Sangat tidak mungkin bagi mereka untuk migrasi mengarungi perairan," kata David Rooubik, entomolog dari Smithsonian Tropoical Research Institute.
Kebanyakan para ilmuwan percaya bahwa daratan yang mendukung migrasi lebah adalah Jembatan Panama yang diperkirakan terbentuk akibat aktivitas tektonik dan vulkanik 3 juta tahun lalu. Namun, Roubik membantahnya sebab nenek moyang Melipona insularis dan Melipona ambigua telah ada di Amazon sejak 22 juta tahun lalu dan menyebar ke Amerika Tengah sejak 17 tahun lalu.
Roubik mengatakan, "Pasti ada daratan sebelumnya yang menghubungkan wilayah Kolombia dan Kosta Rika. Ini adalah tanda dari hubungan yang telah tua itu." Meski belum bisa dibuktikan kebenarannya, tetapi Roubik percaya bahwa daratan penghubung itu jauh lebih tua dari Tanah Genting Panama. 

by: New York Times

29 Oktober 2011

Sabar......

Sebelum engkau meliarkan kemarahanmu, dan sebelum engkau menggunakan bibirmu untuk mengeluarkan kata-kata yang akan melukai hati orang lain, pikirkanlah ini:

Apakah sakit hatimu hanya bisa disembuhkan dengan menyakiti hati orang lain, walau dia yang menyakitimu?

Mungkin engkau akan merasa lega karena melampiaskan balasan yang setimpal bagi keburukannya, tapi perasaan damai yang seperti itu hanyalah semu.

Karena, engkau masih harus menyiapkan diri bagi pembalasan darinya.

Tapi, jika dia tidak membalas, berhati-hatilah - karena diamnya orang yang kau lukai, adalah keihklasan yang menjadikannya pihak yang kau zalimi. Dan tanpa berdoa, Tuhan akan menuruti yang baik baginya, dan yang pasti tidak akan mendamaikan hatimu.

Dari semua pilihan cara untuk bertengkar, yang terbaik adalah tidak bertengkar.

Sabarkanlah hati baikmu.
by: Mario Teguh

Iman dan Kehidupan

Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.
Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup
sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

MUNGKIN kita sering membaca dan mendengar kata2 tersebut TAPI SEJAUH mana kita memahaminya????

MARILAH KITA BELAJAR BERSAMA UNTUK MEMBUKA HATI

Seberat apapun beban hidup kita hari ini ...
Sekuat apapun godaan yang harus kita hadapi...
Sekokoh apapun cobaan yang harus kita jalani..
Sebesar apapun kegagalan yang kita rasai..
Sejenuh apapun hari hari kita lalui...
Jangan pernah berhenti berharap pada pertolongan Illahi ..
Jangan pernah berhenti berdoa kepada RabbiKarena harapan adalah masa depan
Karena harapan adalah sumber kekuatanKarena doa adalah pintu kebaikan
Karena doa adalah senjata orang beriman.

Kita mungkin pernah merasakan betapa tidak berartinyahidup ini, jenuh dan membosankan.
Kita seperti manusia yang tidak ada gunanya lagi hidup di dunia.Hari hari yang kita lalui hampa tiada arti.
Kegagalan kita temui disana sini. Cobaan dan rintangan kita hadapi tiada henti.Beban hidup tarasa berat menjerat.
Bagi mereka yang tidak punya iman, mengakhiri hidup yang indahini seringkali menjadi pilihan.
Hidup ini hanya sekali, terlalu indah untuk kita buat sia sia, karena memang Allah menciptakan makhluknya tidak untuk sia sia.Betapa bahagianya hidup ini bila kita jalani dengan penuh semangat dan optimisme yang tinggi.
Betapa indahnya hidup ini bila hari hari kita jalani dengan senyum kebahagiaan dan sikap positif memandang masa depan.Betapa sejuknya bila kita sabar menghadapi setiap permasalahan, kemudian kita berusahamemecahkannya dan mengambil ibroh dari setiap kejadiaan.
Sebuah pakupun akan menghadapi masalah pada tubuhnya bila tidak tepat menempatkan diri. Bila iaterletak di tanah basah, suatu saat ia akan berkarat, tidak memiliki guna, terinjak, bahkan mungkinsuatu saat akan terkubur bersama karat yang menyelimutinya. Tapi bila kita bisa menempatkannya ditempat yang tepat, kita tancapkan pada sebuah dinding, walaupun ia berkarat, paku itu berguna bagimanusia. Sebagai penyangga, tempat gantungan, atau sebagai penyatu berbagai benda.
Begitu pula kehidupan manusia. Bila kita tidak tepat menempatkan dirikita, tidak sadar siapa diri kita, tidak tahu untuk apa kita di dunia, kitahanyalah seonggok jasad hidup yang terlunta lunta.Bila kita tidak memanfaatkan potensi yang ada, selalu memandang negatif setiapperistiwa, membiarkan diri berlumur dosa, bahkan tidak tahu dengan Sang Pencipta, kita adalahmakhluk hidup yang tidak berguna. Kemudian hidup ini pun terasa berat untuk kita lalui.

Masalah dan cobaan adalah bunga kehidupan orang orang beriman.
Kembalilah kepada Tuhan bila kita menghadapinya agar kita tenang.Lihat,
apakah kita sudah tepat menempatkan diri.
Jangan menjadi paku yang terletak di tanah basah.
Tapi jadilah paku yang dapat menyangga kehidupan manusia.
Walaupun kecil, tanpa paku itu sebuah bangunan besar tidak akan pernah berdiri
by: Kembang Anggrek

27 Oktober 2011

Tidak Kasat Mata tapi Kasat Kamera Ponsel

Sebuah teknologi dikembangkan oleh Sarah Logie and Connor Dickie dapat digunakan untuk menciptakan citra yang tidak terlihat mata, tapi kasat kamera digital. Teknologi ini dapat diterapkan untuk beraneka macam hal, misalnya mencegah pembajakan (film yang diputar di bioskop bisa diberi teks tak kasat mata, namun akan muncul jika direkam), memberi label pada lukisan (ketika lukisan difoto, akan muncul informasi tambahan), dan bahkan fashion (ketika seseorang di foto, akan tampil label atau gambar di pakaian yang dikenakan).
Seperti diketahui, kepekaan kamera digital berbeda dengan mata manusia. Kepekaan yang berbeda ini bisa dibuktikan dengan mudah: kamera digital dapat “melihat” signal infrared yang dipancarkan oleh remote control, atau piranti lainnya (misalnya PDA). Cobalah menekan sebuah tombol di remote Anda, dan jika remote tersebut masih bekerja dengan baik, Anda bisa melihat cahaya yang dipancarkan, dari kamera digital atau kamera ponsel Anda.
http://kameraflage.com/applications.html

Prosesor Intel Sandy Bridge Dapat Mencapai Kecepatan Hampir 5GHz Dengan Pendingin Hanya Kipas Angin

Bagi para pecinta overclocking, nampaknya prosesor Sandy Bridge milik Intel akan menjadi sesuatu yang tersendiri. Bayangkan saja, baru-baru ini ada laporan yang menyebutkan bahwa prosesor ini dapat mencapai kecepatan 5GHz dengan hanya menggunakan kipas angin.
Adalah OCWorkbench yang menyaksikan langsung kejadian ini. Dari laporannya, prosesor ini mencapai frekuensi 4.92 Ghz hanya dengan menggunakan kipas angin biasa. Sementara itu, temperaturnya tidak terlalu panas, 45 derajat pada saat diam.
Untuk mencapai frekuensi ini, CLOCK prosesor di set pada 120 MHz, sementara multipliernya diatur menjadi 41x. Mengenai memori yang digunakan adalah DDR3-2400 yang dilengkapi  10t CAS Latency
Namun tak ada informasi jenis prosesor apa yang digunakan dalam percobaan ini. Seperti kita tahu terdapat tiga chip yang nantinya akan dikeluarkan oleh Intel pada November ini.

04 Oktober 2011

Pelajaran Hidup

Dari air, kita belajar ketenangan
Dari batu, kita belajar ketegaran
Dari kupu - kupu, kita belajar merubah diri
Dari padi, kita belajar rendah hati
Dari semut, kita belajar menjaga tali silaturahmi
Dari tanah, kita belajar kehidupan
Dari Allah, kita belajar tentang kasih sayang yang sempurna